Terlihat tamu-tamu undangan sudah berdatangan, Andi bertanggung jawab menyambut para tamu sampai kedua mempelai siap untuk acara akad nikahnya. Dekorasi sederhana namun mewah itu berhasil menghipnotis para tamu yang datang, bahkan tak jarang bisik-bisik tamu yang memuji dekorasi yang dipakai. Sementara itu di dua kamar hotel yang berbeda, Janu sedang bersiap dibantu oleh penata busana yang ia panggil, meski menggunakan pakaian adat yang cukup ribet, tetapi penata busana masih memperhatikan luka di bagian punggungnya. "Dokter, apa ini sungguh tidak sakit?" tanya pria yang membantu Janu bersiap. "Iya, jangan khawatir. Sekalipun ini terasa sakit, saya akan tetap memakainya karena kebahagiaan hari ini jauh lebih berarti bagi saya." Jawab Janu yakin. Janu menatap pantulan dirinya di cermin

