Raisa hanya mengaduk makanannya—tidak berniat untuk memakannya. Walaupun ini adalah makanan yang dia sukai, tapi duduk di sini dengan Ardan sama sekali tidak membuatnya nyaman lagi. Memang, dulunya biasa saja. Duduk berdua dengan laki-laki di depannya ini memang kesenangan tersendiri untuknya. Masalahnya, dia sudah berbeda. Raisa mempunyai Garuda dan Ardan sudah memiliki istri. Apa yang sebenarnya Ardan pikirkan sekarang? Apa yang sedang Garuda pikirkan di sana nantinya? Perasaan tidak nyaman karena takut Garuda marah pun membuat dirinya gundah dan gelisah. Sebenarnya tak masalah karena memang Raisa tidak mempunyai hubungan dengan Ardan lagi—hanya sekedar teman. Tetapi ini sama sekali membuatnya merasakan kebingungan. Raisa merasakan beberapa hal yang aneh pada dirinya. Tidak ada detak

