58. GARA-GARA SEPATU

1677 Kata

Beberapa bulan telah berlalu, HPL untuk si buah hati sudah ditetapkan dan tinggal menunggu kapan terasa kontraksi. Raisa menatap dirinya di depan cermin, sudah lama tidak mendengarkan kabar Garuda. Ah, terakhir sudah lama sekali. Ketika Garuda baru ke kota mengambil persediaan makanan katanya. Ah, tidak paham kemana Garuda pergi dan sedang apa dia di sana. Katanya sih, hanya tugas biasa—Raisa tidak perlu khawatir. Tetapi tugas biasa macam apa yang melarang Raisa untuk tahu. Katanya, rahasia dan tidak boleh diketahui siapapun. Raisa juga pernah berkeluh kesah kepada Saskia. Perempuan itu juga hanya mengangkat kedua bahunya tidak mengerti. Bukankah nasib mereka sama? Sama-sama istri seorang tentara yang kadangkala tidak diberitahu kemana suaminya akan pergi. Lambat laun Raisa mulai terbias

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN