Part 19

1034 Kata

**     Kantin riuh seperti biasanya, bisikan dan pekikan memenuhi penjuru kantin bahkan disaat jam masih menunjukkan pukul 9 pagi hari ini. Memenuhi rongga telinga gadis cantik yang menatap dengan datar kaleng soda dan sepiring kentang goreng diatas mejanya. "Baby Ann!"    Teriakan itu membuat netra keemasannya bergerak, menatap pria yang melambai kearahnya dengan seringaian khas miliknya. "Aku merindukanmu, rasanya begitu lama tidak bertemu denganmu." "Menjijikan."    Desis Marko yang seperti biasa sibuk dengan layar datar ditangannya, mengabaikan Gerald yang terkekeh sebelum menyesap kaleng sodanya. "Apa boleh buat, aku terlalu merindukan Baby Anna yang cantik ini."     Ruhan yang barus saja meletakkan nampan berisi makanan untuknya hanya tersenyum hangat seraya menggeleng pelan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN