Bara merebahkan diri di samping Niana, kemudian memeluk gadis itu dari belakang. "Tolong temani aku malam ini." pinta Niana. "Of course..." jawab Bara. Beberapa saat kemudian Niana berbalik wajah mereka bertemu. Bara menangkap kegelisahan di mata gadis itu. "Udah... Cukup ya." ucap Bara sambil mengusap rambut Niana dengan lembut. "Nggak semuanya... harus kamu pikirkan sekarang, harus kamu selesaiin sekarang, harus kamu kerjakan sekarang, udah jangan overthingking... Udah malam, saat nya tidur." lanjut Bara. "Setiap orang punya kapasitas sendiri-sendiri buat nyelesaiin masalah mereka, kalau kamu udah nggak sanggup, ya udah... cukup untuk hari ini, istirahatlah! Masih ada hari esok, ingat hidup kamu nggak berhenti di hari ini, ada aku kan... Kamu bisa kok letakkin se

