45 (Revisi)

1855 Kata

Saat ini semua nya sedang berada di tempat nya masing-masing. Saga masib terus menangis sedari tadi, ia sama sekali tidka bisa berhenti apa lagi ia membayang kan bagaimana Arga dan Adara hidup dengan sederhana seperti yang ia lihat. Sementara Mama dan Papa nya saat ini sangat pusing melihat Saga seperti itu. Mereka berdua sebenar nya sangat kasihan pada Saga karena mau bagaimana pun juga pasti akan sakit bagi seorang Papa yang baru mengetahui bahwa dirinya menjadi seorang Papa setelah anak nya berumur tujuh tahun. Ini tidak akan mudah dan ini semua juga tidak akan baik jika mereka semua terus menerus dian seperti ini. “Saga, kamu sekarang mau nya gimana? Mama sama Papa bakalan ikut sama kamu, kami ga akan memaksa kamu apa-apa lagi.” ujar Mama Saga tersebut. “Mama sama Papa ga perlu tany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN