Bab 81 (Jodohnya Sudah Habis)

1517 Kata

Aku melangkahkan kaki dengan malas. Teguran dari Fito memang mempunyai alasan yang jelas. Dan kini, aku harus menjelaskan pada keluargaku. Bahwa hubunganku dengan Sofi telah kandas. Entah apa yang akan terjadi nanti. Entah apa pula reaksi mereka nanti. Aku hanya bisa berserah diri. Semoga Tuhan selalu memberkati. Setelah mengembuskan napas panjang. Aku pun membuka pintu. Mengucapkan salam, lalu kemudian berjalan menuju kamarku. Aku tak menoleh pada mereka yang sibuk entah apa di sana. Aku memikirkan kata-kata yang cocok dan juga pas untuk kuberitahukan pada mereka nantinya. Aku merebahkan diri di tempat tidur. Memejamkan mata sejenak. Mencoba menghirup udara lebih dalam. Agar pikiranku sedikit lebih tenang. Tapi, tetap saja. Aku masih pusing dengan segala pikiranku sendiri. Bahkan aku be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN