Author’s POV. Jefri sudah sampai di depan rumah Dinda. Tapi, dia mengurungkan niatnya untuk masuk. Karena dia melihat ada motor Pio di sana. Dia merasa, pasti mereka sedang berbicara sekarang. Mungkin Dinda sedang meminta saran darinya. Agar saat mereka nanti berbicara, mereka bisa menyelesaikannya dengan baik. Jefri menunggu sekitar lima belas menit. Hatinya sudah tidak mampu lagi untuk menunggu. Jika pun mereka nanti akan berbicara bertiga, juga tidak masalah. Karena, mereka juga sering melakukan itu. Pio pasti akan membuat mereka kembali bersama seperti sebelumnya. Dia pun memutuskan untuk segera masuk. Pintu yang terbuka lebar membuatnya tidak lagi perlu untuk mengetuk. Dia masuk dan langsung menuju tempat dimana mereka biasa berbincang. Dia terpaku saat melihat Pio berjalan mel

