Entah aku terhipnotis atau apa, rambut panjang Sophie yang bergerak ke kanan dan ke kiri saat dia berjalan, mampu menyedot perhatianku. Berbeda dari Sera, Sophie ini kurasa tipe wanita sukses yang independen. Dia sepertinya penuh pendirian, dan hidup tanpa seorang pria bukan masalah baginya. Dia terlampau mandiri untuk ukuran pria seperti Abi. Rasanya dia tidak cocok untuk menggantikan peranku. Ah.. Tidak, tidak! Berpikir apa aku ini. Aku harus sadar. Tidak semua wanita ingin menjadi pasangan suamiku. Ya Tuhan. Mataku terpejam, dengan wajah menengadah ke atas. Berusaha menjernihkan kembali pikiranku. "Tidak ada wanita yang lebih sempurna dibanding Nessa." Deretan kalimat yang keluar dari bibir bang Arsen, mampu menarikku dari lamunan. Sophie sudah menghilang, tapi tatapan bang Arsen

