Roxanne menggeliat di bawah selimutnya merasakan sinar matahari yang masuk melalui celah jendela. Astaga, siapa yang sudah membuka jendela sepagi ini! Batin Roxanne. Ia masih ingin merasakan tidur nyenyaknya. "BANGUN WANITA PEMALAS!" tiba-tiba suara seorang pria yang berteriak membuatnya langsung terbangun dan merasakan pusing yang tiba-tiba karena ia belum menyesuaikan keadaan. "Astaga, aku kira kau sudah bangun pagi dan membuatkan sarapan, tapi lihat ini, jendela sudah kubuka saja masih bermalas-malasan." decak pria tersebut. "For God sake, Felix! Jangan menggangguku! Aku masih ingin tidur lagi." gerutu Roxanne. Ayolah, pria manja itu bisa membuat roti atau salad sendiri untuk sarapan, tapi malah mengganggu tidurnya. Roxanne kembali menarik selimutnya. Selama ini, ia memang selalu

