Roxanne menatap wajahnya di depan meja rias. Ia terlihat seperti orang yang kurang tidur 2 hari ini. Well, itu memang benar. Ia tidak bisa tidur. Apalagi jika bukan karena pernyataan Felix yang secara tiba-tiba saat itu. Malam itu, Roxanne benar-benar dibuat mati kutu oleh Felix. Ia tidak mengatakan sepatah kata apapun pada siapapun. Sesampainya di rumah pun ia langsung memasuki kamarnya hendak tidur. Tapi, matanya tak kunjung menutup. Sudah beberapa kali ia mencoba untuk memejamkan matanya, tapi, semua cara itu tidak berhasil. Roxanne menghela napasnya dengan kasar. "Dia sangat gila," gumamnya di depan kaca meja riasnya. Roxanne keluar dari kamarnya dan menuruni tangga. Ayah dan ibunya sudah berada di ruang keluarga bersama Victorina. Ah, victor tidak pulang lagi semalam, batin Roxanne

