Malam ini, mood Felix semakin meningkat saja. Tadinya, Felix ingin pulang ke mansionnya sendiri. Tapi, ayahnya memintanya untuk segera pulang ke mansion keluarga. Mungkin masalah pekerjaan, pikir Felix. Omong-omong masalah pekerjaan, beberapa hari ini Felix memang tidak mengurusnya. Entah karena ada masalah yang lebih penting dari pekerjaannya atau karena ia tidak fokus hanya untuk sekedar mengurus dokumen dan menghadiri beberapa rapat. Dan sepertinya ayahnya akan menegur masalah kinerjanya malam ini. Felix sedang berada di ruang keluarga menonton televisi. Tiba-tiba, kakaknya datang. "Selamat malam, Tuan Felix." sapa kakaknya dengan tawa menggelegar bak seorang Tuan Agung. "Hey, kapan kau pulang, Jeff? Kenapa tidak memberi kabar?" Tanya Felix. Kemudian, Ia mematikan televisinya. "Ta

