Menghentikan aktivitasnya dengan dokumen di depannya, sejenak Felix kembali merenungkan apa yang ia dan Roxanne sudah jalani selama ini. Hubungan pasti? Tidak. Tapi, Roxanne selalu menerimanya saat Felix memeluknya atau menciumnya. Ia jadi memikirkan apa yang sedang Roxanne pikirkan tadi setelah Aamber mengatakan hal tentang dirinya. Setelah dipikirkan kembali, ia sudah lupa ini sudah ke berapa kali ia menyatakan perasaannya. Tapi, hal itu justru membuatnya ingat jika selama itu juga Roxanne belum pernah menjawab perasaannya selama ini. Felix mengerutkan dahinya dan menimbulkan beberapa kerutan disana. Ia memainkan pena yang sedang ia gunakan. Tiba-tiba saja sekretarisnya masuk dan memberi beberapa dokumen kembali. Setidaknya dokumen-dokumen itu bisa membuatnya melupakan hal yang sempat

