Azel merasa heran karena kakaknya tidak memberikan perlawanan yang berarti. Ini aneh sekali, seperti bukan Yudistira. Biasanya Yudistira akan melarangnya dengan keras, apapun alasannya ia tidak boleh pergi berduaan dengan cowok. Tapi tadi…? Apa dia dapat hidayah? “Zel, kita beliin apa si kutu kupret itu?” tanya Arga membuat Azel tersentak. Pikirannya sejak berangkat tidak jauh dari Yudistira. “Ehm, apay a, Ga? Masih bingung nih,” seru Azel akhirnya seakan kembali ke bumi setelah terbang ke angkasa. Azel melihat ke sekeliling mall. Ada beberapa brand yang merupakan brand langganan Archie. Cowok itu entah kenapa sangat menyukai barang dari beberapa brand saja, seakan brand lain tidak terdaftar dalam dirinya. Bagi orang – orang seperti Archie maupun Azel, brand – brand itu bukan sesuatu

