Azel merasa senang bisa menolong Bu Nike. Merasa puas karena semua masalah teratasi. Ia pulang ke rumah setelah mengantarkan Archie pulang. Ia menyanyi mengikuti irama musik yang keluar dari radio. Membelok ke rumah, tak butuh waktu lama pintu pagar sudah dibuka oleh Pak Pramono. Azel segera masuk ke pelataran rumah lalu memarkirkan mobilnya di carport. Masuk ke rumah, ia melihat Febriyani sedang merangkai bunga sambil bersenandung lirih menunjukkan kalau suasana hatinya sedang baik. “Sore, Tan.” Azel mencium pipi Febriyani, membuat wanita itu tersenyum sambil membelai pipi Azel. “Duh, senang amat. Baru dapat hadiah ya?” tanya Febriyani. Azel duduk di sebelah Febriyani lalu mulai menceritakan pengalaman yang baru saja ia alami. Dengan penuh semangat, membuat sang tante meletakkan bung

