52

1674 Kata

Hari demi hari pun berlalu begitu cepat. Hari keberangkatan Yusa, Taka dan Hirka ke Malang pun telah datang. Diantar keluarga, Sakhiy, Maira dan Zahid, mereka pergi ke Bandara. Ada rasa sedih atas perpisahan itu, seakan ada sesuatu yang hilang. Namun tidak untuk Sakhiy. Pria itu masih tetap cerewet membahas agar Yusa juga harus segera melanjutkan Cinta Diujung Rindu part dua. Tapi makin hari Yusa juga makin berani melawan dan membantah Sakhiy. Tak jarang ia melayangkan protes jika memang keadaannya tidak memungkinkan untuk menulis. "Lama-lama kalian kalo ketemu bikin orang di sekitar kalian emosi deh!" cetus Taka, "tengkar mulu!" "Salahin bini lo, tuh!" balas Sakhiy. "Lah! Kok, aku?" Yusa mengernyit. "Lain kali kalo ketemu, jangan bahas perkara naskah! Bikin yang denger capek!" imbuh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN