Ini adalah hari keempat Yusa dan Taka melewati masa-masa sulit mereka. Hanya dari balik jendela Yusa bisa melihat keadaan suaminya yang berantakan. Pria itu meringkuk lemas dan masih menggigil di atas tempat tidur. Hanya Zahid dan dua perawatnya yang bisa masuk ke dalam kamar Taka. Siang ini Zahid memberikan kabar mengenai hasil diagnosa atas tes darah dan psikis Taka yang sudah ia lakukan kemarin. Hasilnya tidak buruk, Taka berhasil melewati keadaan terberatnya. "Tapi karena kadar dopamin dan reseptor dopamin yang tersedia dalam otaknya menurun drastis akibat terapi putus obat ini, Taka jadi terjebak dalam keadaan anhedonia, alias ketidakmampuan untuk merasakan kenikmatan. Sudah kujelaskan padamu sebelumnya, 'kan?" Yusa merasa bingung dengan penjelasan Zahid. "Misal," Zahid mencoba

