18. Mang Legiman?

1445 Kata

‘’Kenapa bagian paling nyeleneh dalam hidup gue yang sangat memorable buat lo,’’ —Leo   ==========0o0==========   ‘’Woi anak singa!’’ Satu tepukan pada bahu lebar pemain drum itu cukup mengkagetkannya. ‘’Yee ... Kagetan, tumben.’’ Yang dihina hanya tersenyum kecut. Efek deg-degan menunggu telepon masuk saja membuatnya nyaris jadi pengikut Mpok Atiek yang suka latah. Tapi itu hampir dan belum terjadi, kalau sampai iya. Bisa diketawain dia sama otot sendiri. Badan keker tapi latahan, oh no! Leo takkan sanggup mendengar cemohan semacam itu. ‘’Ngapain dah lihatin hp mulu? Tunggu jatah endorsement?’’ Lelaki berkulit eksotis itu menggeleng. ‘’Gue lagi malas di endors apa pun,’’ jawabnya santai yang justru terdengar belagu oleh sang lawan bicara. Yup. Kecuali jika nanti sang pujaan hati

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN