Raja Panik

1043 Kata

Ratu masih terbaring lemah di kamarnya, Ia terus mengingat berita yang ada di televisi semalam. "Mas Raja, apa kau akan kembali kepada Nona Anya, kenapa kau tidak memberitahukannya kepadaku lebih awal, agar hatiku siap menerima ini," lirihnya mencoba menahan air mata yang sudah hampir mengalir. Suhu tubuh Ratu belum juga turun, rasanya obat yang di berikan oleh Dr. Aznan tidak manjur sama sekali, karena yang sesungguhnya sakit adalah hatinya. Ratu berusaha bangkit, namun kepalanya masih terasa berat, Ia hanya bisa berbaring dan sesekali meringkuk karena kedinginan. Ratu bahkan melupakan kebahagiaannya yang sebentar lagi akan segera bertemu adiknya Rama. "Aku harus siap menghadapi semua yang akan terjadi, kalaupun aku harus bercerai denganmu Mas Raja, setidaknya Rama ku telah sembuh,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN