Anya terbangun dan mendapati perutnya sudah tidak sakit lagi, di liriknya jam sudah menunjukkan pukul 10 pagi. Anya yang merasa perutnya mulai lapar, berencana turun untuk pergi ke restoran. Anya mengganti pakaiannya dengan dress bermotif bunga tanpa lengan. Gadis itu memoles sedikit wajahnya yang terlihat pucat. "Kenapa aku sering merasakan sakit pada perutku secara tiba-tiba?" gumamnya. Anya menambahkan lipstik pada bibirnya. Setelah terlihat sempurna, Anya berencana keluar dari kamarnya. Anya melihat ke arah pintu kamar Raja, namun gadis itu tentu saja belum berani untuk menyapa apalagi mengajak Raja untuk makan bersama. Anya masih ingat sekali, bagaimana kemarahan yang Raja tunjukkan padanya tadi pagi. Anya berjalan menuju lift dan menekan tombol lift, sebelumnya Anya

