Rencana Licik Anya

1102 Kata

Anya memakai masker dan juga kaca mata hitamnya, sedangkan Raja berjalan santai tidak memperdulikan apa yang dilakukan wanita yang kini menjadi Sekretarisnya itu. Mereka turun melalui lift dan turun di lantai dimana restoran berada. Raja memilih tempat sedikit di pojok, bagaimana pun dia mengerti kondisi Anya yang masih ketakutan untuk bertemu khalayak ramai. Anya mendaratkan pantatnya di kursi yang membelakangi semua tamu, dengan begitu dirinya bisa menikmati makanan dengan tenang. "Makasih Ja," ucapnya pelan. "Untuk apa?" tanya Raja bingung. "Karena sudah menerimaku menjadi Sekretaris mu, jujur aku sangat membutuhkan pekerjaan," jawabnya. Raja menganggukkan kepalanya pelan. Anya menatap wajah Raja, namun Raja memalingkan wajahnya ke arah jendela menatap pemandangan pantai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN