Tiba di rumah sakit .... Keduanya langsung masuk ke ruang pemeriksaan di mana Ramos sudah menunggunya di sana. “Eeh! Main serobot aja. Emang udah yakin, lagi hamil?” Gerald menarik tangan Laura karena kebetulan keduanya sedang berada di sana. “Yaa nggak tahu sih. Kakaaaak!” Laura merengek kepada Sandra. Perempuan itu lantas terkekeh. “Jangan dengerin. Lanjut aja. Aku mau ke toilet dulu.” “Weeeekk!” Laura menjulurkan lidahnya kepada Gerald. Pria itu lantas menyunggingkan bibirnya. “Uncle. Kalau rahimnya kosong, gantung aja di pohon cemara. Buang-buang waktu doang!” Ramos hanya geleng-geleng kepala melihat adik-kakak yang selalu ribut itu. “Baring dulu, Lau. Kita lakukan USG dulu, buat lihat apakah benar, kamu lagi hamil atau nggak.” Laura menganggukkan kepalanya kemudian berbaring d

