Mendengar penjelasan Devano membuat Jonathan semakin geram dan marah kepada perempuan itu. “Jo. Gue cinta, sama Kiara. Gue tulus, mau tanggung jawab tapi dia nggak mau. Tetap ingin nikah sama elo. Itulah kenapa gue mau, cerita semuanya ke elo agar elo tahu, kalau gue tulus cinta sama dia.” Jonathan tersenyum tipis. Ia kemudian menatap Devano dengan lekat. “Lanjutkan, Devano. Gue udah lega, karena memang benar kalau itu bukan anak gue. Dari awal pun gue nggak yakin itu anak gue.” Devano mengulas senyum tipis. “Ya. Memang pada dasarnya itu bukan anak elo. Tapi anak gue. Kiara yang terlalu kepedean karena berharap elo percaya, kemudian nikahin dia. Begitulah kurang lebihnya rencana si Kiara.” Jonathan menghela napasnya dengan pelan. “Kasih tahu Kiara, Devano. Dia udah bikin Laura, istri g

