Perjodohan

1397 Kata

"Naira, ikut aku sekarang!" bentak Rendra tiba-tiba. Tanpa aba-aba, dia langsung mencengkeram pergelangan tangan Naira dengan sangat kasar, lalu menariknya paksa agar berdiri. Naira yang terkejut mencoba menarik kembali tangannya dengan sekuat tenaga, namun nihil. Cengkeraman jemari Rendra justru terasa semakin erat dan menyakitkan di kulitnya. "Ikut ke mana, Pak Rendra?! Lepaskan tangan saya!" jerit Naira panik. "Kamu ini wanita licik yang sudah menghancurkan hidupku! Aku angkat kamu jadi asisten, tapi kamu malah membuatku diturunkan menjadi OB! Benar apa yang Mama bilang selama ini, kamu ternyata sangat licik dan bermuka dua!" maki Rendra dengan napas memburu penuh dendam. "Menjadi asisten Bapak itu bukan kemauan saya! Bapak sendiri yang memaksa saya waktu itu! Dan soal Bapak diturun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN