MURID BARU

1371 Kata
Hari ini saatnya tiba yang kita tunggu-tunggu! Selamat membaca! . . . . Suasana dikelas seperti biasa seperti hari hari sebelumnya,tetapi ada yang spesial di hari ini.Bel masuk pun sudah berbunyi tetapi wilda masih belum datang juga. Tidak seperti biasanya dia selalu datang tepat waktu. Jesi :"Guys, tumben anak ayam belum datang udah jam berapa ini!, Apa dia kesiangan jadi telat bangun?, Tapi biasanya dia gak pernah kesiangan sih". Karena setiap pagi wilda selalu dibangunin sama mamanya, ya dia emang anak mama papa. Maklum kan anak satu satunya, jadi orangtuanya selalu menjaganya. Yeri :"Mungkin lagi macet dijalan, bentar lagi sampek". Nera :"Iya mungkin, atau nggak dia lagi beli beli makanan buat kita". Jesi:" Yailah ni anak masih aja pikirannya makanan terus". Nera :"Biarin wleeee"( sambil menjukurkan lidahnya). Beberapa memit kemudian.... Nera :"Itu dia orangnya baru muncul!(sambil nunjuk wilda yang baru saja masuk pintu) Setelah wilda duduk mereka langsung meng interogasinya seperti yang habis membunuh seseorang saja. Jesi :"Hei, anak ayam! Apakah diluar hujan? Kenapa bajumu basah?". Belum sempat menjawab tiba tiba nera langsung menyambar omongan: Nera :"Hah! Hujan? Dimana? kan hari ini panas mendung pun tidak ada, hujan dari mana? Jangan ngada ngada deh!". Jesi :"Siapa tau dirumah wilda lagi ujan, hahaha". Wilda :"Iya hujan! deras banget ada petirnya juga".(Dengan nada ngos ngosannya) Nera :" Hah! Serius?" Nera pun percaya apa yang di katain sama wilda, tetapi sebenarnya wilda hanya becanda karena nera banyak nanya jadi wilda membenarkan apa yang di bilang jesi, biar gak nanyak lagi)."Tapi kenapa ngos ngosan lo"~ tanya nera. Yeri :"Wilda gak papa?, mau nimum?"(sambil ngasih botol minumannya). Wilda :"Gak papa"(sambil menggeleng menandakan gak mau minum). Jesi :"kenapa terlambat biasanya lo gak pernah telat?". Nera :"Iya tumben lo telat". Wilda :"jadi gini... (wilda pun menceritakan apa yang terjadi tadi). . . . *Flashback* pov wilda: "Wilda pun turun kebawah untuk sarapan bersama mama papanya " Mama :"Baby sini sarapan dulu sebelum berangkat sekolah". Wilda :" iya mama". Wilda pun pergi ke meja makan itu dan bersiap untuk makan, dan disitu cuman bertiga yaitu mama, papa dan wilda. wilda adalah anak tunggal. Dan papanya mengelola bisnis perubaahanan company yang bernama perusahaan "FA COMPANY".Perusahaan ini terbesar no 3 di dunia. Setelah sarapan itu selesai, pas mau pamitan sama mamanya tiba tiba hp papanya berdering dan papanya memgangkatnya. Setelah beberapa menit kemudian tiba tiba papanya wilda bilang Papa :"Baby, sorry papa gak bisa nganterin kesekolah, papa ada urusan penting"(dengan muka gak tega tapi mau gak mau harus pergi) "Kamu dianterin sama pak vino aja ya". Wilda :"Iya gak apa apa papa". Setelah perbincangan itu papa wilda langsung berangkat, sebelum berangkat seperti biasa pamitan dan cipika-cipiki. Setalah itu wilda pun menunggu pak vino, setelah beberapa menit kemudia pak vino dateng dan langsung menyalakan mobilnya. Sebelum masuk mobil wilda pamitan pada mamanya . Wilda :"Ma aku berangkat dulu ya". Mama :"Iya baby, belajar yang rajin ya". Wilda :" iya ma".(tidak lupa dengan senyumnya) Mama :"Hati hati, jangan ngebut ngebut ya pak vino"(sambil lambaikan tangannya ke wilda). Pak vino :"Baik nyonya" Dan berangkatlah mobil tersebut, dan ditengah perjalanan tiba tiba ban mobil yang ditumpangi wilda kempes. Jadi pak vino langsung menghentikan mobilnya. Dan langsung mengecek dan ternyata ban mobilnya bocor, mungkin karena kena paku pas di jalan. Pak vino pun langsung mengetuk kaca belakang untuk memeberi tahu kalau bannya bocor, dan wilda pun menurunkan kaca mobilnya. Pak vino :"Maaf non kayaknya ban mobil nya bocor". Wilda :"Hah! Bocor?". Pak vino :"Iya non , kayaknya kena paku pas dijalan". Wilda :"Bawa ban ganti gak pak?". Pak vino :"Bawa non, Tapi ini udah jam 8.20 non,(jam masuk sekolah jam 8.30) ganti ban agak lama non bisa bisa non akan terlambat". Wilda :"Yaudah pak mau gimana lagi, cepet ganti bannya". Pak vino :"Baik non". Dan pak vino pun langsung mengganti bannya dan setelah selesai ganti ban pak vino pun masuk mobil dan langsung bergegas mengantar wilda kesekolah.Setelah sampai kesekolah Wilda dihukum lari kelapangan sebanyak 2 kali, setelah selesai baru boleh masuk ke kelas. Pov end. *Flashback end* . . . Jesi :"Owalah begitu". Nera :"Kasian, pasti capek"(dengan muka sok khawatirnya). Jesi :"Gak mungkin dia capek dia kan sudah biasa lari, lari dari kenyataan". Nera dan jesi :"Hahaha". Sedangkan yeri hanya tersenyum Wilda :"Hmmm". Yeri :"Untung saja bu dina belum dateng kalau tidak hukuman lo double." Jesi :"Betul tuh!, tapi tumben bu dina belum masuk kelas biasanya dia rajin kalau soal dateng duluan". Nera langsung menanyakan kenama bu din kepada ketua kelas yang kebetulan duduknya didepannya dia Nera :"Hei abil, bu dina kemana kok belum dateng?Apa bu dina gak masuk, asyikkkk!." Abil :"Gak tau, mungkin bentar lagi masuk". Nera :"Apa jangan jangan bu dina!......" Dan mereka bertiga langsung melihat ke arah nera dan bertanya: Yeri dan jesi :"Jangan jangan apa?". Nera :" Jangan jangan bu dina....." Wilda :"Aish! ni anak kalau ngomong jangan setengah tengah napa!". Nera :"Mungkin ke toilet sakit perut kebanyak ngerujak kemaren, hahaha". Dan mereka pun kesal dengan apa yang nera bilang. Mereka hanya bisa narik nafas panjang dan menghembuskan dengan berat. Maklum dia emang suka bikin orang kesal saja. ........... Beberapa menit kemudia bu dina masuk kelas, tetapi kali ini bu dina dateng bersama seorang anak dengan menggendong tas dan mukanya gak pernah terlihat di sekolah sekolah ini. Bu dina :"Selamat pagi semuanya" Murid murid :"Pagi bu". Bu dina :"Baik hari ini ada kedatangan siswa baru dia pindahan dari sekolah SMA BATAGAFA. Nak silahkan perkenalkan namanya". Murid baru :"Baik bu", Hallo semuanya perkenalkan nama saya FERO SATRIA FECIO, kalian bisa panggil saya Fero". "Dan pada saat murid baru tersebut memperkenalkan namanya, wilda yang dari tadi fokus ke buku paket tiba tiba dia kaget dengan apa yang baru saja dia dengar. Yaa bagaimana tidak ternyata anak baru tersebut adalah orang yang selama ini dia rindukan. Tetapi pada saat ini perasaan wilda campur aduk, gak percaya kalau siswa baru tersebut adalah orang pacarnya". Wilda :"Apa gue gak salah liat, apa ini cuman halusinasi gue saja?!". Dengan suara kecil tapi bisa didengar oleh jesi. Dan jesi pun mendengar yang barusan wilda omongin, tetapi tidak terlalu jelas. Jesi :"Hah lo ngomong apaan barusan?". Wilda :"Hah! tidak ngomong apa apa gue , lo salah dengar kali". Jesi jelas jelas mendengar apa yang wilda omongin meskipun suaranya kecil dan gak begitu jelas. Beberapa detik kemua wilda kembali memasuki alam pikirannya sambil melihat ke arah fero dan tiba tiba jesi ngomong: Jesi :"Hei lo kenapa bengong?, Apa lo liat hantu hah? Mukanya kok gitu". (Dengan perasaan penasarannya) Dan bersamaan jesi tanya yeri sama nera pun menoleh ke belakang sambil melihat wilda. Wilda :"Ah, Gak papa kok". (Dan langsung melihat ke arah bawah dengan ekspresi masih belum yakin apa yang barusan dia lihat). Mereka pun saling tatap tatapan karena bingung dengan sikap aneh wilda, karena biasanya wilda gak pernah berprilaku aneh, karena kan dia cuek tapi meskipun cuek tetep perhatian sama temannya 'Setelah perkenalan itu murid baru tersebut di tunjukin tempat duduk oleh bu dina: Bu dina :"Fero kamu boleh duduk di samping Tino disana". (Sambil nunjuk ke bangku no 3) Fero : "Baik bu". Dan fero pun langsung menuju ke tempat duduknya, sebelum duduknya Fero sesekali melirik wilda dan wildaoun juga sama Di satu menit mereka saling tapan tapapan tapi sayangnya wilda langsung liat kebuku, karena salting mungkin.Tetapi fero masih liatin wilda dengan muka bingungnya karena sikap pacarnya bikin gemas. Dan fero pun duduk ditempatnya. *Flashback * . . "Sebelum wilda pindah sekolah SMA disini dia sekolah di SMA BATAGAFA juga, tetapi dia pindah karena ortunya menjalankan bisnis disini. Wilda pindah sekolah pada saat dia kelas 10 semester 2, sekarang wilda kelas 11 semester 1. Hampir 1 tahun dia di sekolah ini dan sudah 1 tahun juga dia LDR dengan pacarnya". "1 tahun lalu" “Ditaman sekolah” Fero :"By, kenapa bengong?" Wilda :"By, kayaknya aku bakal pindah sekolah deh" (dengan muka sedihnya) Fero mendengar itu langsung panik dan langsung bertanya Fero :" Kenapa?,(Fero pun langsung memegang tangan wilda) Apakah ada yang menggangumu?,Kalau ada bilang saja by, biar aku hajar mereka, berani berani gangguin pacarku". Wilda :"Bukan by, mana ada yang berani gangguin aku". Fero:"Terus kenapa by?". Wilda :"Papaku bakal menjalankan bisnis di kota X, jadi mau gak mau aku harus ikut". Fero pun kaget dan terdiam sebentar karena perkataan pacarnya, dan beberapa detik kemudian feropun pasrah dan bilang :
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN