“Cia ingin makan itu?” tanya Darrance pada istrinya. Jolicia mendongak dan menatap suaminya dengan penuh harap. “Bolehkah? Tapi aku sudah tidak memiliki uang sepeser pun. Uang bulananku sudah habis,” ucap Jolicia. “Tidak perlu cemas, suamimu bahkan sanggup untuk membeli setiap barang yang dijajakan di pasar ini.” Darrance lalu menarik istrinya untuk memilih jajanan mana saja yang diinginkan oleh Jolicia. Tentu saja hal itu membuat Jolicia sangat senang dan memasang senyum manisnya yang tampak menawan. Meskipun tampak tenang, Darrance kini mengedarkan padangannya dan memberikan peringatan pada pria-pria yang berani meletakkan pandangan mereka pada istri manisnya. Setelah Jolicia puas jajan, Darrance tidak akan membuang waktu untuk membawa Jolicia ke tempat aman di mana dirinya

