“Apa katamu?” tanya Darrance dengan tatapan mengerikan. “Ya, aku akan mengutuk calon anak kalian!” seru Grissham seperti kehilangan akal. Darrance yang mendengar hal tersebut tanpa basa basi menarik pedang yang sejak awal tersembunyi dalam sarung pedang yang menggantung di pinggangnya. Darrance menodongkan pedang tajam tersebut pada leher Grissham dan berdesis, “Selama ini, kesabaran yangkugunakan untuk menghadapimu dan anak perempuanmu yang sudah mati itu terasa terlalu berlebihan. Sejak awal, seharusnya aku sudah mematahkan lehermu, atau memotong lidah kalian yang sudah berani mengatakan omong kosong di hadapanku.” Tentu saja, Grissham berubah pucat pasi saat merasakan bahaya yang begitu dekat dengannya. Aura dingin dan mengerikan yang menguar dari pedang milik D

