27. Keraguan dan Rencana

1332 Kata

Kamis sore, tiga hari setelah pertemuan dengan Devandra, Karina duduk di teras belakang rumah sambil liat Cakra yang lagi nyiram tanaman Mama. Cowok itu dengan sabar ngurus setiap pot bunga yang udah mulai layu karena nggak keurus. "Sayang, tanaman mawar ini kayaknya butuh pupuk," kata Cakra sambil pegang daun yang menguning. "Besok aku beli ya?" "Makasih. Mama dulu paling rajin ngurus tanaman ini." Cakra duduk di sebelah Karina, tangannya sedikit kotor karena tanah. "Aku seneng bisa ngurus hal-hal yang Mama kamu sayang." "Kenapa?" "Biar ada bagian dari Mama yang tetep hidup. Dan biar kamu nggak sedih liat tanaman kesayangan Mama layu." Karina menatap Cakra. Detail kecil kayak gini yang bikin dia... bingung sama perasaannya sendiri. Cakra perhatian banget, bahkan sama hal-hal yang ng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN