Bab 15

1003 Kata

Di depan rumah sederhana bergaya minimalis dengan carport kecil di depannya. Dua manusia itu duduk termangu di dalam mobil. Masing-masing dari mereka memilih hening untuk menemani mereka setelah mereka sampai ke tempat tujuannya. Terutama wanitanya yang hanya menatap kaca mobil, tak mengeluarkan suara sedikitpun. Tatapannya syarat kekecewaan. Lelaki di sisinya frustasi. Bingung terhadap sikap wanita yang berulang, padahal sudah sangat jelas ia mengatakan tentang fakta sebenarnya. Namun, lagi-lagi pola pikir wanita tak bisa ia mengerti. Atau mungkin memang lelaki itu yang tak bisa mengerti apa maunya sendiri. Menghela napas berat. Perlahan mencoba menenangkan batinnya yang bergemuruh kesal. Benar. Wanita di sampingnya sering membuatnya kesal dengan segala rajukannya. Herannya rajukan wan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN