Pengkhianat

3015 Kata

Razak tentu mendapatkan kabar itu. Lantas apa yang ia lakukan? Ya segera berangkat. Meski ia masih dalam perjalanan sih. Tim intel pertama sudah berangkat. Ya keberangkatan pesawat yabg tak begitu lama dari tentara. Razak akan ikut dalam penerbangan kedua yang masih beberapa jam lagi tapi ia sudah hampir di bandara. Ia sedang mengemudikan mobil sewaan. Padahal baru hendak kembali ke rumah di Jawa Timur sana namun mendadak harus kembali lagi. Ya namanya juga pekerjaan. Ia tak bisa apa-apa kan? Ia tiba di bandara lantas menitipkan mobil di parkiran. Segera berlari pula untuk menuju ruang tunggu khusus untuk mereka. Ya masih menunggu tim lain sih. Ia bersiap dulu kemudian mencari rekan lain yang sudah datang. Apa yang akan dilakukan hari ini? Itu lah yang ia tanyakan. Ia sibuk mencari tahu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN