Sebuah Rencana Dan Kesepakatan

1005 Kata

SEBUAH RENCANA DAN KESEPAKATAN "Tuan Stevanus sebenarnya apa yang sedang kita lakukan sejak tadi? Bukankah kita sudah membuntuti Pak Direksi seharian ini, lalu kenapa kita diam mematung seperti ini?" tanya Elena. Stevanus terdiam, kemudian dia menatap lurus ke depan. Sorot mata itu sangat tajam seolah mengintimidasi sesuatu yang tak bisa di lihat. Keningnya mengernyit, tangannya menopang satu dagunya. Dia nampak berpikir keras sekali. "Tuan," panggil Elena mencoba melongoknya. "Apa yang kau dapatkan hari ini dari membuntuti tua bangka itu?" tanya Stevanus mulai angkat bicara. "Awalnya dia hanya pergi melihat-lihat mobil tadi, setelah kemarin dewan Komisaris juga membeli satu mobil mewah secara cash. Mungkin dia akan membelinya juga, lalu dia pergi membeli jam tangan bermerek mahal, ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN