22

2050 Kata

Alva dan Narisa tak berhenti berjalan mondar mandir di depan ruang operasi. Tadinya Ela ingin melahirkan secara normal, tetapi ternyata wanita itu tidak mampu sebab tenaganya sudah banyak berkurang sebelum kepala bayi mulai tampak. Dokter akhirnya menyarankan operasi dan mau tak mau Narisa dan Alva langsung membujuk Ela hingga wanita itu mengalah dan menyetujui pilihan tersebut. Alva melihat ponselnya berulang kali karena sejak tadi ia sudah menghubungi Adkey, tapi adiknya itu tak kunjung menelpon kembali ataupun mengangkat panggilannya ketika dihubungi lagi. hal itu membuat Alva kesal sendiri dan mengumpati adiknya yang kurang ajar. Ia jadi khawatir seolah yang ia tunggu adalah istrinya, padahal Ela hanyalah wanita adiknya. Kalau bukan karena tadi Alva adalah orang yang berada di deka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN