Dengan Mainan

1384 Kata

             “Masukin dildo ke sana. Jangan cuma separo, tapi tancep semua. Aku bilang semua! Nah .... terus. Nahhh begitu. Gimana. Udah tahu gimana rasanya jadi s****l? Enak?”              Ucapan itu jelas melecehkan. Tapi entah kenapa Dewi merasa ucapan hinaan itu juga membangkitkan gairah. Ia malah ingin Jihad terus mengucap kata-kata semacam itu sambil ia memainkan dildo, sebuah mainan baru, yang belum lama dibelikan untuknya. “Ah… ah… Mas Jihad… lihatin aku… enak mas…“ “Mainin terus tuh pentilmu… jepit, cubit. Remas terus. Pencet terus.” “Maafin kalo kurang gede Mas… uh, ungh… Mas aku jangan dibiarin sendiri terus dong… isep toketku Mas…”              Jihad m******t layar ponsel saat layar menampilkan v****a merah dan merekah dari kekasih gelapnya, Dewi. “Pokoknya aku mau lihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN