Terapi Anti Hamil (1)

1167 Kata

Pagi hari, Bella terbangun oleh sebuah dering ponselnya sendiri. Lanny menelpon dan mengatakan ia ada di depan pintu kamar. Bella bangun, membuka pintu, dan melihat Lanny yang masih mengenakan seragam minimarket berdiri di depan kamar. “Jadwal gue sibuk. tapi karena udah terlanjur janji sama lu, gue siap bikin terapi sekarang. Sehabis ini, gue nggak tau kapan lagi karena jadwal gue padat sampe lima hari ke depan.” “Lu mau bikin terapi sekarang?” Bella membuka pintu dan Lanny melangkah masuk. “Tapi gue juga udah musti siap-siap ke salon buat kerja.” “Ya terserah. Tapi asal lu tau, terapi ini juga bisa ngebatalin kehamilan kalo penetrasi belum lewat 3 hari.” “Oohh gituuu.” Bella baru tahu. “Lu udah bawa obatnya?” “udah nih,” Lanny menunjukkan botol kaca selai ukuran kecil berisi cairan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN