Chapter 70 - Khawatir

224 Kata
"Alpha Zavier tidak apa-apa dan beberapa orang yang lainnya terluka sudah dirawat," jawab Beta Darren. "Baguslah. Beta Darren jagalah di sini sampai aku selesai membersihkan diri." "Alpha, apa aku perlu memanggil beberapa pelayan untuk membantu Anda membersihkan diri?" tawar Beta Pertama yang dijawab tatapan tajam dan dingin Alpha Lory. "Baiklah, Alpha. Saya tak bermaksud untuk. Maafkan saya!" Beta Darren segera menunduk menatap lantai. Tanpa memedulikan lagi, pria yang bersatus sebagai putra tunggal keluarga Quirin kemudian berjalan menuju kamar mandi terdekat. Beta Darren menatap pintu kamar di hadapannya yang tertutup rapat. Aku pasti akan sangat khawatir jika hal buruk terjadi pada belahan jiwaku, pikirnya. Tak mengherankan Alpha Lory sampai lupa mengganti pakaian yang kotor, batin Darren melamun. *** Seorang wanita berwajah manis keluar dari ruang perawatan. Dia menutup pintu di belakangnya dengan pelan. Seragam dokter merah mudanya terpercik darah. Wajahnya kelihatan lelah dan letih. "Alpha, keadaan Luna saat ini tidak baik. Akibat luka yang dideritanya, dia kehilangan banyak darah. Luna membutuhkan darah," lapor Anna Kalisha pada Alpha Lory yang berdiri di hadapannya. "Kalau begitu ambil saja darahku, dokter Anna," ujar Alpha Lory menyodorkan lengannya. "Maaf Alpha darah Anda tidak cocok untuk Luna. Darah kaum werewolf dengan manusia berbeda. Jika kita memaksakannya maka itu berakibat buruk nantinya," jelas Anna panjang lebar. "Kita harus menunggu keluarga Luna. Karena hanya darah mereka yang kemungkinan cocok," lanjut wanita itu.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN