Iri pada Mereka

1004 Kata

Malam itu, setelah mereka berbicara panjang lebar yang menguras emosi dan air mata, Deo mengantarkan Nurlaila pulang. Dia mengantarkan Nur pulang naik taksi meskipun dia sendiri membawa mobil. Karena Nur tidak mau berduaan saja di mobil. Bukan apa-apa. Dia hanya menghindari dari terjadinya hal yang tidak diinginkan. Bukankah setan itu selalu stand by di sisi kita dan siap untuk membisikkan kata-kata agar kita menyimpang dari ajaran Allah? Itulah kenapa dia memutuskan untuk mengantarkan Nur Laila dengan taksi. Tidak apa-apa jika dia harus bolak-balik untuk mengambil mobilnya. Yang penting dia bisa memastikan bahwa Nurlaila bisa sampai di rumah dengan selamat. "Matursuwun, Mas Deo. Kita bertemu lagi lain waktu ya? Terimakasih atas semua yang sudah Mas Deo lakukan untuk saya. Saya tidak a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN