Bab 36: Saatnya untuk Merelakan Segalanya

1781 Kata

Setelah kepergian Febri dari ballroom, bisikan para tamu undangan pun terdengar. Ada yang mengatakan bahwa kejadian barusan adalah settingan, ada yang menebak bahwa Rama sedang mempermainkan cewek, dan ada yang terang-terangan mengatakan Della perusak hubungan orang. Mata Della mengarah ke bawah, menatap Erina yang wajahnya sudah memerah menahan amarah. “Maksud lo tadi apa? Kenapa lo bawa-bawa nama adik gue?” “Adik lo?” Erina terkejut. Kepalanya memutar ke arah Rama dan meminta penjelasan. “Lo berniat pacaran sama dua orang yang punya hubungan kakak-adik?” “Ini apa maksudnya, Rama?” Della ikut meminta penjelasan kepada cowok yang berdiri di sebelahnya. Diserang oleh dua cewek sekaligus ini tak membuat Rama keder. Dia malah memasang senyum tipis penuh siasat. “Gue sadar bahwa percuma un

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN