16

892 Kata

20 tahun lalu... London, Inggris... Gadis kecil itu menatap bosan ke arah pastur yang tengah memberikan ceramah dan doanya. Mata bulatnya menengok ke sisi kiri, tempat dimana ayah dan ibunya tampak mendengarkan dengan serius. 2 lelaki di sampingnya pun sibuk menatap pastor yang kini tengah melambaikan tangan ke atas, berseru keras. Dia bosan, luar biasa bosan. Bukannya dia atheis atau berkeyakinan lain, tapi dia baru 5 tahun dan dia kemari untuk berlibur. "Kalau memang mau ke gereja, kan bisa di mana saja, bukan disini," gerutunya pelan. Gadis cilik itu tersenyum lebar, saat memikirkan sebuah ide. Kalau ia hanya pergi sebentar, kedua orangtuanya mungkin tak akan curiga. Lagipula, ini pertama kalinya ia kemari kan? Dan harusnya ia bersenang-senang. Berpikiran seperti itu, dia men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN