Teror Pertama

1682 Kata

Hari sudah mulai berganti tapi tidak dengan suasana di rumah Davin. Pagi hari yang seharusnya bisa menjadi awal yang indah untuk semua orang tidak akan terjadi kali ini. Sejak semalam, suasana kelam itu masih terasa hingga saat ini. Itu semua karena Lucy yang memilih untuk tinggal. "Vin, aku sama Laila pulang dulu ya," ucap Kevin setelah selesai sarapan. Ana tiba-tiba berdiri dan menatap Kevin penuh harap, "Aku ikut ya? Kalian bisa anter aku pulang?" Kevin menatap Davin yang menggelengkan kepalanya di belakang Ana. Laila yang menyadari itu menggaruk lehernya kikuk. Jika pasangan di hadapannya sedang tidak bertengkar, dengan senang hati dia mengantar Ana pulang. Namun Laila dan Kevin lebih menginginkan Davin menyelesaikan masalahnya terlebih dahulu. Kevin yang merupakan sahabat Davin te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN