Terlalu Pahit

1247 Kata

Ana membuka matanya begitu merasakan tarikan pada rambutnya. Dia mengerang dan mengubah posisi tidurnya menjadi terlentang. Belum sempat kembali terlelap, Ana kembali merasakan tepukan keras pada pipinya. Dengan kesal dia membuka matanya, "Apa sih?! Aku ngantuk." "Bangun Ana!" Suara keras Laila membuat Ana langsung membuka matanya. "Ada apa?" Ana mulai sadar dan melirik jam dinding yang masih menunjukkan pukul empat pagi, "Ini masih pagi, Laila! Yang bener aja?! Aku masih ngantuk," ucap Ana kesal dan kembali bergerak menutup matanya. Kepalanya masih terasa pening karena alkohol yang dia minum semalam. "Bangun, Ana! Semua orang sibuk cari Lucy. Kamu malah enak-enakan tidur!" Ana langsung bangkit ketika mendengar ucapan Laila, "Apa maksudmu?" "Lucy hilang." "Kok bisa?!" Ana terkejut b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN