Selamat Tinggal

1827 Kata

Davin mengetuk pintu dengan tidak sabar. Bisa saja dia langsung menerobos masuk, tapi dia akan bermain halus kali ini. Davin yakin jika ada orang di dalam mengingat lampu teras yang menyala. Tangan besar itu bergerak kembali mengetuk pintu namun gerakannya terhenti begitu pintu terbuka dan muncul wanita yang menggunakan pakaian minim dengan rokok di tangannya. "Ada apa sih?!" Wanita itu menatap tiga pria di hadapannya dengan jengkel. "Di mana Allen?" tanya Davin tanpa basa-basi. Wanita itu terkejut dan mulai menatap Davin dari bawah ke atas, sampai mata mereka bertemu. Davin dapat melihat tatapan ketakutan dari mata itu. Sedetik kemudian, wanita itu bergerak untuk menutup pintu. Belum sempat tertutup, Davin mendorong pintu itu dengan satu tangannya hingga wanita itu terdorong mundur. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN