Lika-Liku Hubungan

1386 Kata

Ana menatap menara Eiffel di hadapannya dengan tatapan kagum. Dia seperti bermimpi saat ini. Dia sudah mempunyai keinginan ini sedari kecil dan sekarang keinginannya telah terwujud. Bahkan dia tidak sendiri saat ini. Ada Davin—pria yang dia cintai— berada di sampingnya sekarang. Ana kembali menyendokkan es krim ke mulutnya. Kedua kakinya bergoyang menikmati musik yang seniman jalanan mainkan. Lagi-lagi Ana memandang menara dengan takjub. Sungguh, dia masih belum percaya jika berada di Paris saat ini. "Indah ya, Mas?" gumam Ana pada Davin yang duduk di sampingnya. Ana mengerutkan keningnya saat tidak mendapat balasan dari Davin. Dia menoleh dan mendapati kekasihnya tengah sibuk dengan ponselnya. Dengan kesal Ana meletakkan es krimnya dan mencubit lengan Davin keras. "Apa?" tanya Davin s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN