"Assalamualaikum, Sayang?" "Waalaikumussalam. Aku jadi dijemput nggak Mas?” "Iya, abis ini Mas jemput. Kabarin aja kalau udah kelar meeting." "Oke. Kalau gitu aku suruh Pak Karli pulang ya?” "Iya Sayang." Hesa memasukkan ponselnya sebelum melanjutkan langkah masuk ke dalam restoran. Sesuai jadwal dari manager, hari ini ia akan bertemu dengan klien yang menurutnya agak nyeleneh. Langkah Hesa sontak terhenti, kala netranya menangkap sosok akrab di depan sana, sudah duduk manis. "Jadi Nyonya Jaasir itu elo?" serunya langsung. "Gue cantik banget ya, sampe bikin lo terkesima. Biasa aja kali!" sambut sang lawan bicara dengan ekspresi cemooh. "Emangnya baru gue ya klien lo yang bisa ngundang desainernya langsung?" Hesa mendengus sebal. "Aturan pelanggan yang cerdas datang ke butik, biar b

