Dear calon suamiku, eh suami aku aja deng! Aku bingung abisnya mau kasih sebelum atau sesudah menikah gitu, jadi panggilnya apa aja deh. Mas sayang, ya elah sayang! Jadi malu aku. Mengenalmu adalah sebuah anugerah dan keberuntungan bagiku. Mas ajarkan aku banyak hal terutama tentang cinta. Meski perkenalan kita singkat, tak perlu waktu lama memantapkan hati padamu, kok. Kita pacaran aja sesudah menikah, ya! Yaudah, gak ada basa basi busuk lagi deh, aku gak bisa merangkai kata-kata indah, bersikap manis nan romantis juga masih belajar, apalagi mengarang sebuah cerita. Cerita aku dan dirimu kita ukir dalam bina rumah tangga saja. Aku cinta kamu! Maafkan kalau jika aku nanti masih kekanak-kanakkan ya, mohon dimaklumi. Jakarta, Elitia Cantik! *** Membaca surat cinta ini om duda ja

