Cemburu

1500 Kata

Hati Elitia hancur hancur bukan main. Jika terbuat dari kaca, mungkin karena jatuh jadi pecah dan serpihannya begitu kecil. Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Sudah sedih ayah sendiri membenci dan menyesali punya anak seperti dia, sekarang malah melihat ayahnya begitu bahagia dengan wanita lain yang belum sama sekali ia kenal. Jika waktu bisa diputar kembali, Elitia tak mau jadi embrio dan tinggal di dalam perut ibunya. Sekarang bisa apa? Kan dia sudah berhasil dilahirkan dan menjadi penyebab kematian ibunya. Bukan Elitia yang salah, keadaan dan takdirlah yang menentukan. Elitia saat itu tak tahu apa-apa, hanya bayi mungil yang berwarna merah, terkena lendir dan kotoran sehingga baunya amis. Tak ada bayi yang bisa bicara. “Mama, jangan mati, ini berat, biar aku saja.” Atau, “Mama jangan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN