Sejak awal pertemuan itu, Maria mencari tahu dimana tempat Galuh berkuliah dan dia mengunjungi tempat-tempat favorit Galuh agar mereka sering bertemu. Galuh yang sedang berusaha move on dari Jesica pun membuka hatinya untuk Maria. Ternyata gadis ini tak buruk juga, dia baik dan terlihat tulus. Mereka berdua lulus dengan nilai baik dan lebih cepat, di usia dua puluh tiga tahun, Galuh pun memilih menikah muda dengan Maria dan terjun ke dunia politik seperti ayahnya. Maria sering ditinggal dinas dan Galuh sangat sibuk dengan dunia perpolitikannya. Maria sering bermain dengan ibu-ibu pejabat dan sosialita. Mereka sering mengadakan arisan uang dollar atau berlian. “Jeng Maria suaminya sibuk jadi kurang kasih sayang.” Teman dekat Maria menyayangkan Maria yang sudah punya anak satu ini sering

