15. Tidak Bisa Jauh

758 Kata

Arkan sama sekali tidak melepaskan Sakira. Bahkan Ia nekat ikut tidur di brankar rawat inap Sakira agar bisa mendekap tubuh wanitanya. "Ck lepaskan menantu Mom, Son!" Arkan bergeming atas penuturan Dara. Dara sendiri datang ke rumah sakit tadi setelah Dom menelfonnya dan memberitahu bahwa mereka menemukan orang yang mereka cari. Dara lebih heboh, dan lari tergopoh agar dapat melihat menantunya itu langsung karena Dia sudah berdecak kagum saat melihat foto Sakira saja. Sakira, gadis cantik berkulit putih dan manis. Dara mendengus, Ia belum bisa melihat menantunya karena anaknya yang kurang ajar itu begitu posesif. "Dom." panggil Dara. "Ya Mom." Dom mendekat ke arah brankar di mana Dara berdiri. "Kau panggil Dokter!" Dom menaikkan satu alisnya. Zam dan Yanuar yang menemani Sakirapun d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN