Happy reading "Tuan?" Sakira menaikkan satu alisnya. "Abang sama Koko kenal sama Tuan ini?" tanya Sakira menunjuk pria yang diam saja itu dengan telunjuknya yang masih kotor dengan bumbu dari bebek yang Ia makan. Zam dan Yanuar mengangguk. "Ira yakin mau berikan bebek penyetnya?" tanya Zam tidak hiraukan pertanyaan Sakira, Sakira mengangguk. "Kasihan Bang, lagian baby Ira sudah makan tadi." ucap Sakira dengan senyum mengembang. Zam bertanya hanya untuk memastikan bahwa Sakira nanti tidak uring-uringan karena bebek penyetnya. Zam beralih menatap pria di hadapannya. "Tuan bisa mengambil bebek penyet Adik Saya jika Tuan benar-benar membutuhkannya." pria itu menatap Zam. "Kalian sering ke sini?" tanyanya membuka suara. "Ya Tuan. Di sini tempat favorite kami." Sakira menjawab cepat denga

