Sakira dan Lulu turun dari lantai atas, Lulu dengan wajah binar sedangkan Sakira hanya menundukkan kepalanya. Arkan segera menghampiri Sakira. "Lu, bagaimana istri Gue?" tanya Arkan tidak sabaran, Lulu hanya tersenyum. Arkan menautkan alisnya bingung dengan senyum yang di berikan Lulu padanya. Arkan menatap istrinya yang sejak tadi hanya menunduk dengan menggigit bibir bawahnya. "Ira Sayang, ada apa hm?" Arkan mengangkat dagu Sakira agar dapat menatapnya. Manik mata Sakira bergerak gelisah dan sengaja menghindari kotak mata langsung dengan Arkan. "Lu?" Arkan menatap Lulu tajam. Lulu memutar matanya malas. "Ira hamil." Arkan dengan cepat menatap Sakira yang hanya menunduk. "Ha-hamil?" kaget semuanya yang ada di ruangan itu. Lulu mengangguk lalu tersenyum pada suaminya. "Wah kita b

