"Mommy." teriak Arkan tepat saat Arkan membuka pintu rumah. Dara yang berada di taman belakang berlari ke arah di mana suara puteranya berasal. "Ada apa Son?" balas Dara dengan teriakan juga. Ia berlari dari taman belakang sampai ruangan tengah. Sejak ke pergian Sakira, Arkan sama sekali ke hilangan ke ramahannya. Makanya mendengar teriakan Arkan membuat Dara sedikit khawatir. Bukannya menjawab, Arkan berlari ke arah Dara. Memeluk Dara dengan mengangkat sedikit tubuh Dara. "Arkan turunkan Mom, ada apa ini?" tanya Dara yang merasa aneh dengan ke lakuan Arkan. Arkan menurunkan Dara lalu tersenyum-senyum membuat Dara memicingkan matanya. Dara menatap Dom yang juga sama tersenyum seperti Arkan tepat di belakang punggung Arkan. "Kalian ke napa pulang jam segini?" tanya Dara polos. Tidak bi

